PT BPR Syariah Mustaqim Aceh (Perseroda) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih tiga penghargaan bergengsi dalam ajang TOP BUMD Awards 2026. Capaian ini menjadi bukti nyata kinerja unggul serta sinergi yang kuat antara manajemen perusahaan dan Pemerintah Aceh dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Penganugerahan penghargaan berlangsung di Dian Ballroom, Hotel Raffles Jakarta, dalam seremoni yang dihadiri oleh para kepala daerah, pimpinan BUMD, serta tokoh nasional dari seluruh Indonesia.
Ajang TOP BUMD Awards 2026 merupakan salah satu penilaian paling bergengsi bagi Badan Usaha Milik Daerah di Indonesia, yang diikuti oleh sekitar 1.600 BPR dan BPRS milik pemerintah daerah. Proses penilaian dilakukan secara komprehensif, meliputi evaluasi kinerja keuangan, tata kelola perusahaan, inovasi bisnis, hingga kontribusi terhadap pembangunan daerah, yang dinilai langsung oleh dewan juri independen.
Dalam ajang tersebut, Bank Mustaqim Aceh berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus, yaitu:
- TOP BUMD Awards 2026 – BPRS Bintang 5
- TOP CEO BUMD 2026 yang dianugerahkan kepada Direktur Utama, Raisul Mukhlis
- TOP Pembina BUMD 2026 yang diberikan kepada Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf
Perolehan predikat BPRS Bintang 5 merupakan capaian tertinggi dalam ajang ini, yang diberikan atas kinerja keuangan yang solid, tata kelola perusahaan yang baik, serta kontribusi nyata dalam penguatan ekonomi masyarakat.
Direktur Utama Bank Mustaqim Aceh, Raisul Mukhlis, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut dan menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan perusahaan serta dukungan penuh dari Pemerintah Aceh.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat. Ini bukan hanya pencapaian manajemen, tetapi hasil dari kolaborasi yang solid antara seluruh karyawan, pemegang saham, dan pembina,” ujar Raisul Mukhlis.
Ia juga menambahkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Bank Mustaqim Aceh menunjukkan tren pertumbuhan yang positif, baik dari sisi aset, pembiayaan, maupun penghimpunan dana masyarakat. Strategi bisnis yang berfokus pada sektor produktif dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kinerja yang berkelanjutan.
Hingga akhir tahun 2025, sekitar 88 persen portofolio pembiayaan Bank Mustaqim Aceh disalurkan ke sektor UMKM dan sektor riil. Hal ini menunjukkan komitmen kuat perusahaan dalam mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan di Aceh.
Ke depan, Bank Mustaqim Aceh akan terus memperkuat inovasi layanan dan memperluas akses pembiayaan yang inklusif dan kompetitif, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Penghargaan ini sekaligus mempertegas posisi Bank Mustaqim Aceh sebagai salah satu BPRS terbaik di Indonesia yang mampu bersaing di tingkat nasional, serta menjadi motor penggerak ekonomi daerah berbasis prinsip syariah.